Sebutkan dan jelaskan perbedaan model client server dengan model peer to peer!

SEORANG PENGGUNA TELAH BERTANYA 👇

Sebutkan dan jelaskan perbedaan model client server dengan model peer to peer!

INI JAWABAN TERBAIK 👇

Jawaban
Jawaban yang benar diberikan: melodude
Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus
sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah
komputer atau lebih
Peer-to-peer Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan.

Jawaban
Jawaban yang benar diberikan: husain7549
1. perbedaannya pada cara kerjanya, client server cara kerjanya server sebagai pusat untuk di akses client tanpa server meng akses client sedangkan peer to peer adalah koneksi lansung yang saling mengakses contohnya laptop ke laptop.

2.server bisa memiliki banyak client karena tugasnya sebagai pusat data.

3.server melayani banyak client dengan memberikan koneksi ketiap client dan memberikan hak akses untuk data pada server

4.server cocok di gunakan pada data yang sering di akses bersamaan atau datanya terlalu besar untuk dibagikan misalnya pengimputan nilai siswa , setiap guru mengimput data ke server untuk memberi nilai sehingga tidak perlu antri pengimputan. contoh lainnya pada bank setiap teller mengakses data nasabah.

5.tidak bisa, server hanya sebagai pusat data. tanpa client meminta server tidak bisa mengirim. contoh sederhana server website facebook dimana tidak bisa mengirim ke clientnya alias pengguna jika pengguna tidak mengakses fb tersebut.

Jawaban
Jawaban yang benar diberikan: rosa4316
1. web, email, ftp
2. skalabilitas yang besar
3. client server : butuh sebuah dedicated server, client bisa lebih dari satu. server harus online 247 sedangkan client sesuai kebutuhan. pada skala yang besar, topologi jaringan lebih kompleks.

p2p : butuh 2 komputer yang terkoneksi pada saat yang bersamaan. topologi jaringan sederhana.

4. tentu saja. semakin besar jumlah client yang mengakses server maka dibutuhkan spesifikasi server yang tinggi. selain itu pada skala yang lebih besar, jaringan yang dibangun juga lebih kompleks. dibutuhkan routing yang baik agar akses lebih cepat.

Jawaban
Jawaban yang benar diberikan: Rayafitriah
Client Server = mempunyai 1 buah server dan bisa lebih dari 1 client dan server akan selalu hidup
Peer to peer = hanya terdiri atas 2 buah komputer informasi saling bertukar dan tidak

Jawaban
Jawaban yang benar diberikan: risti3769
Tetapi belum tentu file yang kita
kirim aman dari para pengendus (sniffers) yang suka mencuri dan
mengintip rahasia orang lain. Diperlukan suatu komunikasi yang aman dan
murah untuk masalah diatas, solusi VPN dapat menjawab permasalahan
diatas, dimana bisa terkoneksi secara lokal ke jaringan intrane kantor
namun melalui jaringan yang bisa diakses dengan mudah seperti jaringan
Internet. Untuk mengatasi masalah keamanan VPN menggunakan beberapa
metode keamanan.
 
Saat ini banyak perusahaan menghubungkan sistem terintegrasinya dengan
menggunakan solusi hemat teknologi tepat seperti Virtual Private Network
(VPN), mengapa hemat karena dilewatkan di jaringan Internet, jadi kita
hanya berlangganan Internet pada sebuah provider dengan kecepatan
tertentu dan memilih teknologi VPNnya. Dengan menggunakan VPN kita
seakan-akan membuat jaringan private / khusus dengan melewati jaringan
publik seperti Internet, teknologi ini memungkinkan dapat mereduksi
biaya dan aman karena menggunakan metode enkripsi.

Ada tiga macam tipe sebuah VPN, yaitu Acces VPN, Intranet VPN dan Extranet VPN.
1. Access VPN
Membuat koneksi jarak jauh untuk mengakses ke jaringan intranet atau
ekstranet pelanggan dan pengguna bergerak dengan menggunakan
infrastruktur analog, dial-up, ISDN, DSL, Mobile IP untuk membuat
koneksi yang aman bagi mobile user, telecommuters dan kantor cabang.
 

2. Intranet VPN 
Menghubungkan kantor pusat, kantor cabang, dan remote user ke dalam
jaringan internal dengan menggunakan infrastruktur koneksi yang
terdedikasi.
 

3. Extranet VPN 
Menghubungkan dengan pihak luar seperti pelanggan, supplier, rekan
bisnis, atau suatu komunitas ke dalam jaringan internal dengan
menggunakan koneksi dedicated. Koneksi ini menghubungkan jaringan
internal dengan jaringan di luar perusahaan.
 

VPN merupakan suatu koneksi antar dua jaringan yang dibuat untuk
mengkoneksikan kantor pusat, kantor cabang, telecommuters, suppliers,
dan rekan bisnis lainnya, ke dalam suatu jaringan dengan menggunakan
infrastruktur telekomunikasi umum dan menggunakan metode enkripsi
tertentu sebagai media pengamanannya (Kevin, 2001). VPN merupakan sebuah
jaringan private yang menghubungkan satu node jaringan ke node jaringan
lainnya dengan menggunakan jaringan public seperti Internet. Data yang
dilewatkan akan diencapsulation (dibungkus) dan dienkripsi, supaya data
tersebut terjamin kerahasiaannya.
 

Tunneling adalah salah satu metode yang digunakan untuk mentransfer data
melewati infrastruktur interkoneksi jaringan dari satu jaringan ke
jaringan lainnya seperti jaringan internet, data yang ditransfer
(payload) dapat berupa frames (atau paket) dari protocol yang lain.
Tunnel mengambarkan paket data secara logika yang di encapsulation
(dibungkung) melewati interkoneksi jaringan. Proses tunnelingya meliputi
proses encapsulations, transmisi, dan decapsulations paket. (Microsoft,
VPN with windows 2003, 2003 : 9)
Peningkatan penggunaan koneksi VPN
dari tahun ke tahun karena murahnya infrastruktur yang dibutuhkan oleh
VPN serta mudahnya dalam instalasi, maka koneksi ini lebih efisien
dibandingkan dengan metode WAN. Jaringan VPN dikoneksikan oleh ISP lewat
routernya ke router-router lain dengan mengunakan jalur Internet yang
telah dienkripsi antara dua titik, dengan menggunakan leased line untuk
hubungan jarak jauh dengan VPN, perusahaan dapat menghemat 20 sampai 40%
dari biaya WAN.
 

Sistem keamanan di VPN menggunakan beberapa metode lapisan sistem keamanan, diantaranya ;
Metode tunneling (terowongan), membuat terowongan virtual diatas
jaringan publik menggunakan protocol seperti Point to Point Protocol
(PPTP), Layer 2 Tunneling Protocol (L2TP), Generic Routing Encapsulation
(GRE) atau IP Sec. PPTP dan L2TP adalah layer 2 tunneling protocol.
keduanya melakukan pembungkusan payload pada frame Point to Point
Protocol (PPP) untuk di lewatkan pada jaringan. IP Sec berada di layer 3
yang menggunakan packet, yang akan melakukan pembungkusan IP header
sebelum dikirim ke jaringan.Metode Enkrpsi untuk Encapsulations (membungkus) paket data yang
lewat di dalam tunneling, data yang dilewatkan pada pembungkusan
tersebut, data disini akan dirubah dengan metode algoritma kripthography
tertentu seperti DES, 3DES, atau AES Metode Otentikasi User, karena banyak user yang akan mengakses
biasanya digunakan beberapa metode otentikasi user seperti Remote Access
Dial In User Services (RADIUS) dan Digital Certificates.Integritas Data, paket data yang dilewatkan di jaringan publik perlu
penjaminan integritas data / kepercayaan data apakah terjadi perubahan
atau tidak. Metode VPN menggunakan HMA C-MD5 atau HMA C-SHA1 untuk
menjadi paket tidak dirubah pada saat pengiriman.

Leave a Comment