Parameter

Parameter adalah elemen sistem yang memungkinkannya untuk diklasifikasikan dan beberapa karakteristiknya seperti kinerja, amplitudo, atau kondisi dapat dievaluasi.

Oleh karena itu, tidak lebih dari sebuah nilai yang mewakili sesuatu yang ingin kita ukur. Namun, definisi ini memiliki beberapa variasi tergantung pada disiplin ilmu yang bersangkutan. Hal ini biasanya terkait dengan istilah seperti variabel, aksioma atau fungsi.

Kita akan melihatnya dalam berbagai ilmu dan secara lebih rinci di bagian selanjutnya.

Parameter dalam statistik

Parameter sangat berguna dalam statistik. Pertama-tama, ini berfungsi untuk mengetahui atribut dari suatu distribusi data. Misalnya, rata-rata aritmatika atau simpangan bakunya. Dalam probabilitas memungkinkan untuk mengetahui apa yang disebut fungsi distribusi. Dalam garis regresi, ini menunjukkan nilai numerik yang terkait dengan garis tersebut dan yang membuatnya unik.

Selanjutnya, ketika kita membuat inferensi statistik, kita menggunakan apa yang disebut ‘penaksir parameter’. Statistik ini memungkinkan kita untuk memperkirakan nilai sebenarnya dari parameter tersebut dalam populasi. Misalnya, penduga varians. Singkatnya, tanpa parameter kami tidak dapat mempelajari informasi dan menganalisisnya.

Parameter dalam matematika

Sangat berguna untuk memodelkan fungsi matematika menggunakan parameter. Mereka adalah angka-angka yang muncul di sebelah variabel (x, y, …). Nilai-nilai ini memungkinkan kita untuk mengetahui seberapa banyak salah satu dari variabel ini (yang tergantung) meningkat atau menurun ketika melakukan yang lain (yang independen). Oleh karena itu, kita dapat mengetahui atribut dari model matematika tertentu.

Dalam geometri analitik yang disebut persamaan parametrik digunakan. Dalam hal ini, parameternya adalah variabel bebas. Akhirnya, dalam analisis matematis, integral yang bergantung pada parameter digunakan.

Parameter dalam ilmu lain dan humaniora

Dalam komputasi itu mengacu pada subrutin, prosedur atau perintah. Tujuannya adalah, dengan menggunakan program tertentu, fungsi-fungsi tertentu dijalankan. Di sisi lain, dalam pemrograman dua konsep serupa digunakan, parameter dan argumen. Akhirnya, dalam ilmu teknik atau lingkungan, yang terlihat di atas juga digunakan dengan aplikasi serupa.

Tapi dalam humaniora juga ada parameternya. Dalam linguistik mereka mewakili apa yang disebut sakelar biner yang memungkinkan untuk mendalilkan tata bahasa universal. Dalam musik itu digunakan untuk menunjukkan unsur-unsur yang dapat diuraikan menjadi orang lain. Dan dalam fotografi mereka mewakili nilai-nilai yang menentukan atribut sebuah foto.

Contoh parameter

Sebagai penutup, mari kita lihat beberapa contoh konkrit. Idenya adalah bahwa konsep yang dijelaskan di setiap bagian jelas bagi pembaca.

  • Dalam statistik regresi berganda terdapat variabel bebas dan variabel terikat. Yang pertama memiliki angka positif atau negatif yang terkait dengannya. Ini adalah parameternya. Mereka memberitahu kita berapa banyak variabel dependen meningkat (positif) atau menurun (negatif) ketika yang lain bervariasi.
  • Parameter digunakan dalam fungsi distribusi seperti seragam diskrit. Dalam hal ini mereka dilambangkan dengan a dan b, yang merupakan bilangan bulat. Ini membuat setiap fungsi unik.
  • Dalam matematika kita memiliki contoh polinomial seperti Taylor. Parameter akan menjadi nilai numerik yang sama yang memungkinkan untuk menyelesaikannya.
  • Terakhir, di bidang musik contohnya adalah serialisme. Ini adalah metode penciptaan yang muncul pada abad ke-20. Penggunaannya memungkinkan berbagai kemungkinan kreatif.

Leave a Comment